Berkas Mama Ros Dilimpahkan ke Kajaksaan Abdya

  • Whatsapp

BLANGPIDIE, Info Nanggroe – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayahtul Hisbah (Satpol-PP dan WH) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melimpahkan berkas kasus mucikari Mama Ros kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Abdya, Selasa (27/11/2018).

Tersangka dan barang bukti diserahkan langsung Kasat Pol- PP, Riad SE kepada Kepala Kejari Abdya, Abdul Kadir SH, MH yang didampingi oleh Kasi Pidum Firmansyah SH di Aula kantor Kejari, Jalan Bukit Hijau, Kecamatan Blangpidie.

Dalam kasus tersebut Rosmawati alias Mama Ros (45) yang merupakan warga Kabupaten Simeulu telah ditetapkan sebagai tersangka mucikari.

Sebelumnya sempat berhembus isu di tengah masyarakat. Kalau kasus prostitusi yang terjadi di Nagari Bumoe Breh Sigupai sudah hilang begitu saja tanpa ada proses hukum. Namun dengan pelimpahan berkas tersebut membatah isu liar yang berkembang tersebut.

Kajari Abdul Kadir pada kesempatan itu mengatakan. Penetapan tersangka setelah dilakukannya penyelidikan oleh pihak Satpol-PP dalam kasus ini Mama Ros diduga telah melakukan perbuatan Jarimah Zina dan Ikhtilath.

“Semua berkas perkara sudah dinyatakan lengkap dan sudah memenuhi syarat formil dan materil. Dan kepada tersangka dituntut Pasal 33 ayat 3 jo pasal 25 ayat 2 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat,” jelasnya.

Mama Ros, sambung Abdur Kadir, akan ditahan di Lapas Kelas III Blangpidie untuk menunggu proses persidangan.

“Sambil menunggu proses persidangang di Mahkamah Syariah Blangpidie atau Tapaktuan beberapa hari kedepan, tersangka untuk sementara kita serahkan ke LP kelas III Blangpidie,” ujarnya.

Dirinya berharap, penangganan perkara portitusi tersebut agar berlangsung dengan cepat dan segera dibuat dakwaannya sehingga dapat dituntut dengan cepat. “Semuanya harus taat hukum, siapa yang dipanggil harus memenuhi panggilan jaksa,” tegasnya.

Disamping itu, Kasat Pol-PP Abdya Riad SE, pada kesempatan yang sama mengatakan, sebelumnnya, penangkapan Mama Ros dilakukan oleh pihaknya atas dasar melalui pengintaian yang dilakukan selama berbulan-bulan.

“Kita berhasil menangkap Mama Ros setelah melakukan pengintaian. Dan berhasil kita tangkap pada senin malam pada minggu pertama september lalu disebuah losmen sekitar pukul 23.40 WIB,” singkat Riad. (Yas/anteroaceh.com)

Rubrik       : Tak Berkategori