Abu Keude Dua Peusijuk Ponton Kuala Idi Dan Mengingatkan Nelayan Jangan Lupa Bersyukur

  • Whatsapp

Aceh timur, INFONANGGROE.com – Kehadiran Ponton di Lhok Kuala Idi disambut suka cita dan rasa syukur para nelayan, Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi, Aceh Timur Ermansyah dalam keterangannya kepada awak media ini mengatakan akan segera mengoperasikannya untuk proses pengerukan Kuala Idi.

“Dengan datangnya Ponton yang dilengkapi dua unit eskavator (mesin pengeruk) dan tiga dump truck,”kita telah siap beraksi katanya, kala itu sedang di peusijuk (tepung tawar) oleh Abu Wahab Keude Dua di Kuala PPN Idi, Aceh Timur, Jumat 10 Januari 2020

Prosesi Peusijuk Ponton di mulai oleh yang mulia Tgk H Abdul Wahab yang akrab disapa Abu Wahab Keude Dua, kemudian dilanjutkan Kepala Dinas Perikanan Syawaluddin seterusnya oleh Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi, Ermansyah dan sejumlah undangan lainnya.

Sejenak usai peusijuk, wartawan infonanggroe meminta tanggapan dari Abu tentang harapannya dengan adanya Ponton ini, “Alhamdulillah, awak jak u laot dikuala idi nyoe akan lancar bak geujak mita raseuki hana deu le abah kuala barangkajan jeut geujak meunan chiet wate geuwoe, cuma lon harap bek tuwoe syukor ke po teuh Allah, nyoe rahmat wajeb tasyukuri” ( para nelayan kuala idi akan lancar pergi dan pulang melaut mencari rezeki, saya berharap jangan lupa mensyukiri karena ini rahmat Allah) kata Abu Wahap Keude Dua mengingatkan.

Sebagaimana diketahui, Ponton (kapal tongkang) milik UPTD Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi dikerjakan oleh rekanan di Kota Batam Kepulauan Riau (Kepri) yang tiba di Aceh Timur pada akhir tahun anggaran 2019. Saat ini dapat dilihat bersandar di Kuala Idi dan menyerap anggaran Rp 5,2 milyar, yang berasal dari APBA ( Anggaran Pendapatan Belanja Aceh) untuk membeli kapal tongkang tersebut.

Pawang Poen, salah seorang Pawang Bot di PPN Kuala Idi, mengucapkan Syukur Alhamdulillah ponton ini telah ada dan akan mengeruk kuala sehingga akan memperlancar pekerjaan kami sebagai pelaut, selama ini kami harus menunggu air pasang untuk keluar atau masuk kuala, kalau kami pulang air di kuala sedikit hasil tanggkapan terpaksa kami langsir dengan Bot Becak. “Terimakasih pemerintah sudah memperhatikan nasip kami, walau harus menanti dalam waktu yang lumanyan lama,baru hari ini Ponton di peusijuk untuk digunakan kedepannya” Pawang Poen menutup perbincangan dengan awak media ini.

“Perjalanan panjang harapan nelayan lhok kuala idi untuk kelancaran mengais rezeki dilaut telah terpenuhi, semoga dalam pemamfaatannya berjalan dengan baik dan lancar” ujar salah seorang Toke Bangku yang tidak mau namanya diberitakan.

Rubrik       : Tak Berkategori