Pertanyakan Status HGU PT.GSM?,SiGAP Nagan Tunggu Keberpihakan Bupati Pada Rakyat

  • Whatsapp

SUKA MAKMUE, INFONANGGROE.com – ‘Mukhtar’ Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Solidaritas Generasi Aceh Perubahan (LSM-SiGAP) Kabupaten Nagan Raya mempertanyakan status izin HGU PT.Gelora Sawita Makmur (GSM) yang berlokasi di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya. Sabtu, 28 Agustus 2020.

“Masyarakat Darul Makmur, Nagan Raya banyak mempertanyakan status Hak Guna Usaha (HGU) PT.GSM saat ini seperti apa statusnya ? masyarakat menduga bahwa HGU PT.GSM telah berakhir, tapi nyatanya sampai saat sekarang ini perusahaan tersebut masih beroperasi, bahkan ada dugaan jika PT.GSM telah menyewakan tanah HGU tersebut pada pihak ketiga, oleh karena itu, jika hal itu benar adanya, maka PT.GSM telah menyalahi aturan”, Ungkap Mukhtar.

Mukhtar mengatakan, jika mengacu pada aturan, pemegang hak harus mengajukan permohonan pembaruan HGU paling lama 2 (dua) tahun sejak jangka waktu HGU dan/atau perpanjangannya berakhir.

Dalam hal permohonan pembaruan tidak diajukan oleh pemegang hak dalam jangka waktu pembaruan, maka HGU hapus karena hukum dan tanahnya menjadi tanah Negara.

“Jika tanah HGU tersebut kembali menjadi milik Negara, maka seharusnya bisa digunakan untuk masyarakat. Pertanyaannya ada tidak keberpihakan Pemerintah dalam hal ini Bupati Kabupaten Nagan Raya pada rakyat agar tanah tersebut menjadi perkembunan milik masyarakat ?”, Ungkap Mukhtar.

Mukhtar menambahkan, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya harus mengawal dan berperan aktif dalam mengatasi masalah HGU PT.GSM ini. “Jika tanah HGU tersebut bisa dikelola oleh masyarakat, tentunya akan dapat mengangkat perekonomian masyarakat, tapi nyatanya saat ini ada oknum membawa nama perusahan PT.GSM sampai sekarang dan melarang masyarakat untuk mengarap lahan tersebut, dan infonya lagi, ada perusahaan besar di Nagan Raya menginginkan lahan tersebut bahkan infonya lagi perusahaan tersebut sudah mulai menggarap lahan HGU PT.GSM, kami mengingatkan jangan sampai pada akhirnya akan berurusan dengan hukum,” Terang Mukhtar.

LSM-SiGAP Nagan Raya juga akan menyurati BPN untuk mempertanyakan perihal HGU PT.GSM dan bagaimana statusnya saat ini, mengingat saat ini ada juga informasi ada perusahaan yang beroprasi diatas lahan HGU PT.GSM. Tutup Mukhtar.

Rubrik       : Nanggroe

Pos terkait