Iskandar MSi, Sekda Aceh Besar Meninggal, Hasil Rapid Test Reaktif

  • Whatsapp
Iskandar MSi

ACEH BESAR, INFONANGGROE.com – Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Aceh Besar berduka. Iskandar MSi yang menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar meninggal, Jumat (28/8/2020) pagi.

Almarhum mengembuskan napas terakhir di RSUD Meuraxa, Kota Banda Aceh, dengan keluhan awal sesak napas.

“Beliau tadi malam masuk pukul 23.00 WIB dengan sesak napas,” kata Direktur RSUD Meuraxa, dr Fuziati SpRad di Banda Aceh, Jumat siang.

Berkembang isu, selain sesak napas, almarhum juga mengalami demam panas, keduanya gejala Covid-19.

Baca juga:
Iskandar MSi, Sekda Aceh Besar Meninggal, Hasil Rapid Test Reaktif

Namun, hal ini belum terkonfirmasi kebenarannya.

Dokter Fuziati hanya menyatakan seperti dilansir acehtribunnews, bahwa pasien atas nama Iskandar tadi malam hanya sempat dirapid test.

“Hasil rapid test-nya reaktif,” kata Fuzi.

Karena reaktif hasil rapid test, dilanjutkan dengan swab.

Pengambilan swab lendir hidung dan kerongkongan pasien diambil pagi tadi, sebelum ia meninggal.

“Hasil swabnya belum ada, karena baru kami kirim ke Lab Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unsyiah,” kata Fuzi yang juga lulusan Fakultas Kedokteran Unsyiah.

“Prosesnya sangat cepat. Pasien baru masuk tadi malam. Pagi tadi sudah mendahului kita. Semoga Allah menempatkan beliau di surga jannatunnaim dan keluarga yang ditinggal hendak tabah menghadapi cobaan ini,” kata Dokter Fuzi.

Baca juga:
Resmikan PosKesDes, Anita Minta Aparatur Gampong Peduli Kesehatan Bersama

Hingga kini jenazah almarhum masih di RSUD Meuraxa dan pemulasaraannya akan dilaksanakan sesuai protokol kesehatan. Mengingat hasil rapid testnya reaktif Covid-19.

Namun, hasil swab menggunakan metode RT-PCR di Lab Penyakit Infeksi FK Unsyiah masih tetap ditunggu.

Untuk mendapatkan kepastian, penyakit apa yang menyebabkan Sekda Aceh Besar itu berpulang ke rahmatullah saat belum sampai sehari dirawat di rumah sakit.

Manajer Operasional Lab Penyakit Infeksi FK Unsyiah, dr Ichsan MSi yang dihubungi terpisah mengaku, sampel swab almarhum baru saja mereka terima dan akan disegerakan pemeriksaannya agar lebih cepat didapatkan hasilnya. (*)

Rubrik       : Nanggroe

Pos terkait