JSMA Usul Pildes Serentak Adalah Solusi Terbaik

  • Whatsapp

ACEH BARAT, INFONANGGROE.com – Penundaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (PILKADES) Serentak pada 2020 lalu, sesuai Pemendagri Nomor 141/4258/SJ Tanggal 10 Agustus 2020 tentang penundaan Pelaksanaan Pilkades sampai selesai pelaksanaan Pilkada Serentak tanggal 09 Desember 2020, maka Pilkades serentak di Aceh barat juga di tunda.

Koordinator Jaringan Sosisl Masyarakat Aceh Alfian menyampaikan, kabupaten Aceh barat merupakan salah satu kabupaten yang di rencanakan.

“Aceh Barat kurang lebih ada 225 desa yang Kheucik berstatus PJ dari jumlah 322 Desa. Ini Jumlah yang tinggi untuk kekosongan jabatan kepala desa di suatu Daerah”, jelasnya.

“Segera mengatur terkait pelaksanaan Pilkades Serentak dengan tetap menerapkan Protokoler Kesehatan untuk menghentikan penyebaran virus Covid-19, Jangan sampai bertambah lagi kasus semacam yang seperti sebelumnya korupsi Dana Desa”, harapnya kepapa pemerintah.

Tambahnya, Pemilihan Kepala Desa harus segera terlaksanya untuk keberlansungan roda Kepemerintahan tingkat desa bisa berjalan dengan lancar.

“Apalagi baru-baru ini kita dapat informasi melalui Media online penyampaian dari pemerintah Aceh Barat bahwa ada 229 Keuchik diduga Korupsi Dana Desa. Sangat kita sayangkan Apa bila terus menerus di undur pilkades di Aceh Barat, maka akan semakin banyak Kasus yang serupa akan terjadi di Aceh Barat”, sebutnya.

“Jadi Pilkades menjadi salah satu solusi bijak kami rasa untuk mengatasi permasalahan”, tutupnya.

Rubrik       : Nanggroe

Pos terkait