Pemuda Abdya Gagas Rumoeh Digital Abdya

  • Whatsapp

BANDA ACEH – Sekelompok pemuda Aceh Barat Daya (Abdya) menggagas Rumoeh Digital Abdya di kabupaten yang berjulukan Breuh Sigupai. Minggu (17/1). Rumoeh Digital Abdya ini digagas oleh unsur pemuda Abdya, Nasruddin Oos dari komfOOs, pelaku UKM kreatif, R Faizin Yusuf, Penguat IT, Adi Khairi, dari praktisi Hukum, Ikhsan Fajri Jakfar.

Nasruddin Oos salah seorang penggagas Rumoeh Digital Abdya mengatakan, Tujuan Kita gagas Rumoeh Digital Abdya sebagai wadah untuk kita anak anak muda berkreasi dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 yang menitikberatkan pada pergeseran dunia ke arah digital pemuda Indonesia sangat membutuhkan kemampuan digitalisasi agar tidak tergerus oleh tren otomatisasi.

Baca juga:
RTIK ABDYA: Kami Siap Bantu Aplikasi Tanpa Harus Memboroskan Anggaran

“Hari ini kita lihat anak anak muda Abdya semakin banyak yang kreatif dalam bidang digital. Sehingga ini membutuhkan wadah untuk saling mendukung dalam melahirkan ide ide baru dalam pengembangan teknologi serta membenahi dan memajukan ekonomi Kreatif yang ada di Abdya.” Kata Nasruddin Oos.

Nasruddin juga mengatakan, Rumoeh Digital Abdya yang di gagas ini nantinya secara aktif mewadahi semangat, minat, dan bakat pemuda dengan visi menyalurkan potensi pemuda Abdya yang ingin terlibat aktif dalam industri digital.

“Kami ingin menumbuhkan generasi muda yang sadar akan permasalahan di sekitarnya, agar mereka menggunakan kreativitas untuk menciptakan solusi terhadap tantangan yang dihadapi, aktif mengasah empati dan kemauan belajar, serta yakin mereka bisa membawa perubahan,”.

Baca juga:
Pemuda – Pemudi Pencinta Tauhid Tashawuf Aceh Barat Daya Resmi di Lantik

Sementara itu R Faizin Yusuf yang juga membahas Rumoeh Digital Abdya mengatakan rumoeh Digital mengajak generasi muda untuk selalu belajar dan paham. Agar tidak tergilas zaman, apalagi menjadi “korban” peradaban. Sehingga mampu beradaptasi dengan perubahan, bukan mempermasalahkan perubahan itu sendiri.

“Rumoeh Digital Abdya sebagai sarana berkumpulnya pelaku digital di Abdya dalam menyambut era digital 4.0, tempat untuk mendukung ide dalam berdiskusi ataupun merealisasikan ide setelah berdiskusi sehingga diperlukan wadah untuk bersilaturahmi.” (*)

Rubrik       : Nanggroe

Pos terkait