Ada Apa, Yayasan Sosial Tionghoa Bawa Bantuan Obat Dan APD Salahi Prosedur Di Aceh Timur

  • Whatsapp

PEUREULAK, INFONANGGROE.com – Kepala Rumah Sultan Aziz Syah Peureulak, dr. Dharma mengatakan, untuk Rumah Sakit Sultan Aziz Syah Peureulak kita tolak bantuannya karena kedatangan mereka tdk prosedural tanpa dilengkapi dokumen kesehatan dan pendampingan dari Dinkes dan Polsek, karena mereka datang dari zona merah ke zona hijau.

Menurut dokter Dharma, tidak mengetahui secara pasti asal usul karena tidak diberitahukan kepadanya serta awak medis lainnya.

Mereka datang begitu saja dan langsung menawarkan obat obatan yang dibawa.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur, Syahminan M.Kes yang coba di hubungi via ponselnya, Rabu 10 Juni 2020 mengatakan, kedatangan para warga Tionghoa itu, belum berkoordinasi dengan pihaknya.

Namun bagi sejumlah warga dan Team Relawan Covid 19 Aceh Timur mempertanyakan hal tersebut.

Salah seorang ketua tim, Ibnu Sa’dan, mengatakan kalau mereka ingin memberikan bantuan obat obatan tentu menempuh prosedural yang benar, namun ini tidak, patut di pertanyakan.

“Karena tidak melalui prosedur, akhirnya para Tionghoa tersebut di bawa ke Polsek Peureulak untuk dimintai keterangan lebih lanjut”.

Menurut keterangan salah seorang anggota DPRK Aceh Timur Muhammad yang biasanya di sapa Amat Leumbeng, yang kebetulan ada di TKP sedang membesuk warga yang sakit, rombongan tionghoa ini kami suruh keluar bersama dengan seluruh bantuannya dan dibawa ke polsek Peureulak, setelah diperiksa mereka disuruh pulang” kata Amat leumbeng.

Rombongan Tionghoa itu juga muncul di puskesmas julok dan bantuan mereka juga ditolak disana dan mereka sempat di mintai keterangannya oleh Ormas FPI yang melakukan pemantauan serta pencegahan masuknya bantuan luar tanpa prosedur.(Yahdien)

Rubrik       : Nanggroe
Editor       : Musiarifsyah Putra

Pos terkait