Seorang Mahasiswa di Banda Aceh Tega Cabuli Keponakannya yang Masih Dibawah Umur

  • Whatsapp
Seorang Mahasiswa di Banda Aceh Tega Cabuli Keponakannya yang Masih Dibawah Umur

Banda Aceh, INFONANGGROE.com – Seorang pria yang masih berstatus mahasiswa berinisial RR (20) tega mencabuli keponakannya yang masih dibawah umur. Mirisnya lagi korban yang masih berusia 13 tahun merupakan anak kakak kandungnya sendiri.

Selama ini RR yang tengah menempuh pendidikan di salah satu Universitas di Banda Aceh memang tinggal bersama kakaknya tersebut di kawasan Kecamatan Meraxa.

Tindakan tidak senonoh itu dilakukan RR di dalam kamarnya pada Juni 2019 lalu. Bahkan sebelumnya, perbuatan yang sama juga sudah pernah dilakukan RR terhadap keponakannya tersebut.

Namun seperti diberitakan anteroaceh, kasus asusila tersebut baru terungkap pada 11 Februari 2020 setelah keluarga korban melaporkan perbuatan bejat pelaku kepada Polresta Banda Aceh. Personel Polresta langsung melakukan penyelidikan serta meminta keterangan para saksi, hingga akhirnya pada 17 Februari 2020, tersangka RR berhasil diringkus di tempat tinggalnya.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH, didampingi Kasat Reskrim AKP M Taufiq SIK, mengatakan saat ini RR mendekam di sel Mapolresta Banda Aceh, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Trisno mengatakan, perbuatan tersangka itu dilakukan pada saat orang tua korban sedang tidak berada di rumah. Trisno melanjutkan, Peristiwa tersebut meninggalkan traumatik bagi korban. Lalu, perubahan sikap yang ditunjukkan oleh remaja putri malang tersebut, ternyata diendus oleh keluarganya.

Sehingga, orang tua korban mencari tahu apa yang terjadi dengan anaknya. Pengakuan polos dari korban, membuat orang tuanya shok, sehingga kasus itu pun bergulir ke Unit PPA Polresta Banda Aceh yang dikuatkan dengan Visum Et Refertum dari medis. Saat korban ini mendapat konseling dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Banda Aceh guna memulihkan traumatik yang ia alami.

Atas perbuatan RR diancam dengan Pasal 81 Ayat 1,2 dan 3 Jo Pasal 82 Ayat 2 , UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, sebagaimana perubahan UU RI Nomor 35 Tahun 2014, dan UU RI Nomor 17 Tahun 2016, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Rubrik       : Kriminal

Pos terkait